Dualisme Berakhir, GMNI Banyuwangi Tetapkan Ketua dan Sekretaris Baru

$rows[judul]
BANYUWANGI – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi memasuki babak baru. Dualisme kepengurusan yang sempat terjadi di tubuh organisasi itu resmi berakhir melalui Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan yang digelar di Aston Hotel Banyuwangi, Jumat (13/6/2026).

Dalam forum tersebut, peserta konferensi secara musyawarah mufakat menetapkan Vingky Dwi Putra sebagai Ketua serta Yohanes Mifta Gadi Gaa sebagai Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi periode 2026–2028.

Ketua DPC terpilih, Vingky Dwi Putra, mengatakan persatuan yang telah terbangun harus menjadi modal untuk memperkuat peran organisasi, baik di internal kader maupun di tengah masyarakat.

“Persatuan ini menjadi modal besar untuk membangun GMNI Banyuwangi yang lebih baik serta mampu memberikan dampak bagi kader dan masyarakat,” kata Vingky.

Menurut dia, tantangan organisasi ke depan tidak hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga memastikan GMNI tetap hadir sebagai organisasi kader yang responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Cabang terpilih, Yohanes Mifta Gadi Gaa, menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan yang terbangun selama proses menuju persatuan.

“Tugas berikutnya adalah menjaga kebersamaan dan memperkuat tata kelola organisasi agar semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan kader,” ujarnya.

Konfercab Persatuan menjadi puncak dari rangkaian komunikasi dan konsolidasi yang dilakukan seluruh komisariat di Banyuwangi. Melalui forum tersebut, organisasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi, mempererat persatuan, serta mengembangkan gerakan yang berpijak pada nilai-nilai Marhaenisme dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat Banyuwangi.